Segmentasi
·
Demografis
:
Citarasa
berdasarkan asal wilayah secara umum, produk Indomie dapat dinikmati untuk
seluruh masyarakat Indonesia, baik Indomie Goreng (Fried Noodles) maupun Indomie
Rebus (Soup Noodles), namun secara khusus, Indomie juga menciptakan kreasi rasa
nusantara, mulai dari Soto Medan, Soto Banjar Limau Kuit, Soto Betawi sampai
Soto Makassar, mie Cakalang dan rasa Sate Ayam, dll. Dengan rasa nusantara
tersebut, orang banjar yang tinggal di makasar, maupun sebaliknya tetap dapat
menikmati cita rasa masakan kesukaannya.
Pendapatan
Segmentasi ini nyaris tidak kelihatan, tapi mungkin perlu diperhatikan
baik-baik keberadaan Indomie Premium (Special Quality Instant Noodles). Dengan
superior quality wheat flour with additional toppings, harganya relatif lebih
mahal dari pada jenis indomie lainnya. Sehingga, umumnya Indomie Premium
dikonsumsi oleh kalangan menengah ke atas.
·
Geografis
:
Indomie
diproduksi berdasarkan wilayah, yaitu :
·
Indomie
untuk wilayah Indonesia
·
Indomie
untuk wilayah Asia Tenggara
·
Indomie
untuk wilayah Australia
·
Indomie
untuk wilayah Timur Tengah, dll.
Targetting
Produk
Indomie memiliki target pasar untuk semua umur kecuali balita (full market
coverage). Produk Indomie melakukan Differentiated targeting strategy,
perusahaan menghasilkan beberapa produk yang memiliki kharateristik berbeda
(yaitu : Indomie Goreng/Fried Noodles, Indomie Rebus/Soup Noodles, Indomie rasa
nusantara/regional tastes, Indomie Premium/ Special Quality Instant Noodles dan
indomie jumbo) dengan pandangan bahwa konsumen membutuhkan variasi dan
perubahan sehingga perusahaan berusaha untuk menawarkan berbagai macam produk
yang bisa memenuhi variasi kebutuhan tersebut.
Positioning
Produk
Indomie dalam website nya menulis kutipan pernyataan dari seorang pakar, yaitu
Prof. Dr. FG Winarno, Dosen Universitas Katolik Atma Jaya. “Mie instan itu
makanan yang praktis dan sehat untuk dikonsumsi, asal dihidangkan dengan lauk
pauk lainnya seperti telur dan daging. Hal ini karena makanan yang seimbang
harus mengandung protein selain karbohidrat. “Positioning Indomie adalah
menanamkan dibenak konsumen bahwa indomie adalah mie nya orang Indonesia,
dengan cita rasa Nusantara dari berbagai daerah, sehingga sesuai dengan
taglinenya “Indomie Seleraku”.