Kamis, 11 Juni 2015

Sejarah singkat PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Pada tahun 1990 didirikan dengan nama PT Panganjaya intikusuma. Membentuk perusahaan patungan 51:49 dengan Seven-Up Netherlands B.V., perusahaan afiliasi PepsiCo Inc. untuk memasuki industri makanan ringan (Usaha patungan tersebut telah ditransfer ke ICBP pada tahun 2010 sebagai bagian dari restrukturisasi Grup CBP).
Tahun 1994 Berganti nama menjadi PT Indofood Sukses Makmur. IPO sebanyak 763 juta saham dengan harga nominal Rp1.000 per saham, tercatat di Bursa Efek Indonesian (“BEI”). Tahun 1995 mengakuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari. Tahun 1996 melaksanakan pemecahan saham dengan perbandingan 1 : 2. Tahun 1997 mengakuisisi 80% saham group perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan, agribisnis dan distribusi.
Tahun 2004 mengakuisisi 60% saham perusahaan kemasan karton. Tahun 2005 membentuk perusahaan patungan dengan  Nestle SA untuk pemasaran produk-produk kuliner. Mengakuisisi perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat. Mengakuisisi Convertible Bonds yang diterbitkan oleh perusahaan perkapalan, setara dengan 90,9% kepemilikan saham.
Tahun 2006 Mengakuisisi 55,0% saham perusahaan perkapalan, Pacsari Pte. Ltd. (”Pacsari”). Mengakuisisi beberapa perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat. Tahun 2007 Mengakuisisi 60% kepemilikan saham di perusahaan perkebunan yang dimiliki oleh Rascal Holding Limited. Partisipasi dalam pengeluaran saham baru PT Mitra Inti Sejati Plantation dan memiliki 70% kepemilikan. Mengakuisisi 64,4% kepemilikan saham Lonsum. Mencatatkan saham Grup Agribisnis di Bursa Efek Singapura dan menempatkan saham baru. Menambah sebesar 35% kepemilikan saham di perusahaan perkapalan Pacsari, menjadi 90% kepemilikan.
Tahun 2008 Partisipasi dalam penerbitan saham baru PT Lajuperdana Indah, dengan kepemilikan sebesar 60%. Mengakuisisi 100% saham Drayton Pte. Ltd., yang memiliki secara efektif 68,57% saham di PT Indolakto (“Indolakto”), sebuah perusahan dairy terkemuka. Mengakuisisi seluruh kepemilikan beberapa perusahaan perkebunan yang memiliki fasilitas bulking.
Tahun 2009 Restrukturisasi internal Grup CBP dimulai dengan pembentukan ICBP dan pemekaran kegiatan usaha mi instan dan bumbu, yang diikuti dengan penggabungan usaha seluruh anak perusahaan di Grup CBP, yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Perseroan ke dalam ICBP.
Tahun 2010 Menyelesaikan restrukturisasi internal Grup CBP melalui pengalihan kepemilikan saham anak perusahaan di Grup CBP dengan jumlah kepemilikan kurang dari 100% ke ICBP. Selanjutnya, melakukan pencatatan saham ICBP di BEI pada tanggal 7 Oktober 2010. Meningkatkan kepemilikan saham Pascari sebesar 10% menjadi 100% kepemilikan.
Pada tanggal 9 Juni 2011, SIMP, entitas anak langsung dan tidak langsung Perseroan, melaksanakan IPO dan mencatatkan sahamnya di BEI. Tahun 2012 ICBP mendirikan dua perusahaan patungan dengan Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte. Ltd. (“Asahi”) untuk memasuki pasar minuman non-alkohol di Indonesia.
Tahun 2013 Grup Agribisnis (melalui SIMP dan Lonsum) melakukan akuisisi yang secara efektif sebesar 57,7% atas saham PT Mentari Pertiwi Makmur, perusahaan investasi yang memiliki saham di PT Sumalindo Alam Lestari, yang bergerak di bidang usaha penanaman hutan industri. Grup Agribisnis mengakuisisi 50% saham Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações, perusahaan gula dari Brasil. ICBP, melalui entitas patungannya dengan Asahi, mengakuisisi PT Prima Cahaya Indobeverages (“PCIB”), yang sebelumnya dikenal sebagai PT Pepsi-Cola Indobeverages, perusahaan bottler eksklusif minuman berkarbonasi merek-merek Pepsi dan minuman sari buah. Grup Agribisnis dan First Pacific Company Limited membentuk perusahaan patungan 30:70 untuk melakukan investasi atas 34% kepemilikan saham Roxas Holdings Inc., perusahaan gula terintegrasi yang terbesar di Filipina. Mengakuisisi 82,88% saham CMFC, sebuah perusahaan pemrosesan sayuran terintegrasi di Cina, yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Singapura.

Tahun 2014 Melalui anak perusahaan patungannya, ICBP dan Asahi melakukan akuisisi aset yang terkait kegiatan usaha air minum dalam kemasan, termasuk merek Club.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar